Macam-Macam Layout Desain Web Yang Perlu Anda Ketahui

Anda mungkin sering mendengar perancang desain melempar istilah seperti desain responsif, liquid atau fixed pada layout desain web dan Anda tentu bertanya-tanya apa perbedaannya, bagaimana mereka bekerja dan apa efeknya pada keberadaan web secara keseluruhan. Tak kenal maka tak sayang, sekarang mari kita kenali satu persatu layout pada desain web.

Jenis Desain Website:

Desain fixed (tetap)

Halaman web tetap memiliki lebar yang tidak berubah saat browser berubah ukurannya, tidak peduli perangkat apa yang sedang digunakan untuk melihat tampilan situs web. Pada perangkat yang lebih kecil, seperti ponsel atau tablet, konten lebih sulit dilihat dan dapat mengganggu pengguna karena kebutuhan untuk menggulir secara horisontal untuk melihat konten lainnya pada halaman, atau terus menerus men-tap layar untuk memperbesar teks yang ditampilkan.

Desain liquid

Saat mengubah ukuran browser, konten pada halaman menyebar sendiri untuk mengisi lebar browser saat diperluas, oleh karena itu istilah liquid design karena memang karakteristiknya seperti cairan, dan akan terlihat membesar atau seolah sudah menyusut. Kolom yang berisi konten pada halaman web dibuat dengan menggunakan persentase, oleh karena itu kolom meningkat atau menurun dalam ukuran relatif satu sama lain.

Desain responsif

Pendekatan layout desain web ini bertujuan untuk membuat tampilan situs web lebih mudah dengan menampilkan situs web pada perangkat yang berbeda dalam bentuk yang mudah dibaca maupun dinavigasi. Hal ini untuk menghindari pengguna mengubah ukuran, menggeser, atau menggulir melalui halaman web untuk membaca konten situs web.

Intinya website ini mudah dilihat dan bisa digunakan di komputer desktop, tablet maupun  smartphone. Saat membuat desain situs web yang responsif, desainer web tidak perlu merancang beberapa format situs web yang telah disusun ulang untuk perangkat yang berbeda.

Desain adaptif

Tata letak halaman adaptif menggunakan kueri media CSS untuk mendeteksi lebar browser dan mengubah tata letak yang sesuai. Layout adaptif menggunakan elemen tetap semisal piksel, sama halnya seperti layout fixed atau tetap, namun perbedaannya adalah bahwa pada dasarnya ada beberapa lebar tetap yang ditentukan oleh kueri media tertentu.

Desain Parallax

Layout parallax scrolling mempergunakan beberapa layer dan masing-masing layer memiliki kecepatan berbeda-beda saat perpindahan dan scrolling sehingga menghasilkan efek yang menarik.

Desain horizontal scrolling

Layout ini menggunaan penataan konten web yang  menyamping sehingga untuk dapat menjelajah isi konten web harus dengan menggunakan scrolling secara horisontal.

Jadi pertanyaannya, apa layout desain web yang terbaik untuk perusahaan Anda? Jawabannya tentu saja relatif. Artinya Anda perlu melakukan analisis yang mendalam mengenai beberapa faktor seperti misalkan target pengunjung atau pemirsa web Anda dan seperti apa potensi dari masing-masing perangkat.